Kereta Waktu

March 20th, 2007 by sevenbluerose

Penulis : Pdt. Dr. Paul Gunadi

Dulu saya berpikir bahwa saya mempunyai sekurang-kurangnya 18 tahun untuk membagi hidup bersama dengan anak-anak kami. Sekarang baru saya menyadari bahwa sesungguhnya saya hanya memiliki 12 tahun. Dua di antara tiga anak kami sudah menginjak remaja dan mulai menampakkan perilaku remaja, bukan kanak-kanak lagi. Mereka enggan diajak pergi bersama jika tidak ada teman sebaya dan di rumah, telepon telah berubah menjadi alat komunikasi yang SANGAT vital bagi mereka (begitu vitalnya sehingga saya kesulitan memakainya).

Dulu saya dapat memeluk putri kami dengan bebas, sekarang saya perlu berhati-hati memeluknya. Dulu saya bisa bercanda dengan putra saya dan mendapatkan respons apa adanya darinya, namun sekarang tanggapannya seolah-olah berbentuk pertanyaan, ‘Papa, mengapa engkau bertingkah laku aneh?’ Saya mengibaratkan waktu bak kereta yang sedang melaju. Betapa inginnya saya menghentikan laju lokomotif itu tetapi sayang, saya tak kuasa menahannya. Kadang dengan bercanda (dan setengah berharap) saya meminta kepada putra-putri kami untuk berhenti bertumbuh.

Saya merindukan dan berkhayal agar mereka tetap berusia 5, 7, dan 9 tahun terus-menerus. Mendengar itu, biasanya mereka menertawakan saya (mungkin saudara juga) sebab mereka sadar bahwa itu adalah permintaan yang tak mungkin mereka luluskan. Saya sungguh berharap bahwa saya dapat memperlambat laju kereta waktu dan menikmati mereka sebagai anak-anak kembali.

Dulu saya beranggapan bahwa saya masih mempunyai waktu yang panjang untuk hidup dengan mereka sebagai kanak-kanak. Ternyata perhitungan saya meleset; setelah usia 12, anak-anak berubah mandiri dan mulai melepaskan diri dari orangtua. Saya masih membutuhkan mereka namun mereka tidak lagi membutuhkan saya. Sisa waktu bersama mereka menjadi begitu sedikit dan begitu berharga! Kita tidak dapat mempercepat atau memperlambat waktu; kita hanya bisa melaluinya.

Ada hal-hal yang dapat kita lalui berulang-kali, tetapi ada sebagian hal yang hanya dapat kita lalui sekali. Waktu bersama anak termasuk dalam kategori yang kedua itu. Kita hanya dapat menikmati anak pada masa kanak-kanaknya sebagai kanak-kanak sekali, tidak bisa dua atau tiga kali. Celotehnya sebagai bayi hanya terdengar pada masa bayi; tangisnya sebagai balita hanya terjadi pada masa ia duduk di taman kanak-kanak; main sepeda, kelereng, atau petak lari hanya dilakukannya pada masa sekolah dasar; perilakunya yang berlagak seperti orang dewasa namun masih seperti anak-anak hanya terlihat pada masa remaja. Setelah semua itu berlalu, kita hanya dapat menatap gambar-gambar hidup itu melalui sesuatu yang kita sebut, memori.

Kita tidak bisa melalui waktu itu lagi secara langsung; kita hanya dapat mengenangnya. Salomo, si pengkhotbah, meringkasnya dengan tepat, "Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya" (3:1). Kesimpulannya adalah, hiduplah pada masa sekarang, bukan pada masa lampau atau masa datang. Waktu yang sudah lewat tersisa dalam kenangan, sedangkan waktu yang akan datang menyembul dalam khayalan.

Hiduplah pada masa sekarang, dalam kenyataan, bukan dalam kenangan yang membuahkan penyesalan atau khayalan yang merupakan pelarian semata-mata. Jadilah ayah dan ibu untuk anak-anak kita sesuai usianya sekarang! Nikmati setiap tetesan kehadiran mereka dan jangan sampai mereka hanya hidup dalam kenangan atau khayalan kita. Ingat, kereta waktu terus berjalan ….. dan anak-anak kita berada di dalamnya!

—————————————————————————–

Sederhana, nonjok dan kena!

Hiduplah untuk hari ini, jangan terlalu lama terpaku pada hari kemarin atau melamun hingga ke esok serta hargai dan cintailah orang2 disekitarmu ketika detak detik jarum jam masih mengiring cerita dan kisah kalian.

Love You!

I Love You

February 13th, 2007 by sevenbluerose

Berikut adalah email dr Pdt. Bayo yang di kirim ke Milis Metamorphe:

Dear Beloved, As people are celebrating the Valentine’s Day, let me resend this message on love to you: "I LOVE YOU" "Let love be without hypocrisy. Abhor what is evil; cling to what is good" (Romans 12:9, NASB).

The sentence "I love you" is common among people, especially people of opposite sex, either married or single. The sentence is so common that most people have lost or misinterpreted the real meaning of the most important word in it – love.

To some, "I love you," means I want to get something from you. To others, love is the glorified word for lust. The intention of "I love you" of others is to gratify their selfish desire. No wonder, love has become one of the most common words in any language.

What does love means to you? How are you demonstrating it? Do you really mean it when you tell somebody, "I love you"? Paul described what love is and it is not in 1 Corinthians 13:4-8, "Love is patient, love is kind. It does not envy, it does not boast, it is not proud. It is not rude, it is not self-seeking, it is not easily angered, it keeps no record of wrongs. Love does not delight in evil but rejoices with the truth. It always protects, always trusts, always hopes, always perseveres. Love never fails" (NIV).

So it means that when I say "I love you," what I am saying in essence is that: I will be patient with you; I will be kind with you; I will not envy you; I will not elevate myself higher than you; I will not be self-centered; I will not be easily provoked by you; I will keep no record of any wrong you do to me; I will not have hidden agenda against you; I will be truthful to you; I will protect you; I will trust you; I will have hope in you; I will persevere with you; and my love is not temporary. Anything short of these is hypocrisy.

The love between Jonathan and David is a good example of a love without hypocrisy. Jonathan demonstrated all those attributes of love described above to David (see 1 Samuel 18:3-4; 20:1-42; 23:18).

I love you. Do I?

In His service,

Bayo Afolaranmi (Pastor). ======================================================================= Singkat, jelas dan tepat!

Acapkali, kita ngaku2 sayang dan cinta sama seseorang tp kenyataan yang sebenarnya adalah kita hanya ingin memuaskan keinginan kita sendiri ( Keinginan bisa bermacam2 misalnya keinginan untuk di perhatikan, keinginan punya seseorg yg dianggap pacar dan bisa di pamer ke org lain atau untuk membungkam org yang sering tanya : Pacarnya mana? siapa pacarnya? dll serta keinginan2 egois lainnya ).

Patah hati boleh tapi jangan patah arang

Cinta tak dibalas bukan berarti kamu tak layak di cintai

Menemukan cinta yang seperti lubang kunci dan kuncinya memang sulit tapi bukan berarti tidak ada

Masalahnya seberapa sabar kita berjuang/menanti di saat/waktu yang tepat, orang yang tepat dan hati yg siap untuk memberi dan menerima seperti yg dicantumkan di Nats di atas.

Selamat hari Valentine!

Langit warna warni & Bulan kelabu

December 31st, 2006 by sevenbluerose

Langit Jakarta dini hari ini khususnya dikawasan Karet kuningan casablanca penuh warna warni sesuai pandangan mataku, sebagai saksi pergantian tahun … semua kembang api di nyalakan… hingga langit malam menjadi bercahaya olehnya…

Nun disudut sana, di belakang sapuan awan tipis kelabu, Bulan memandang dalam sendu… penuh misteri…

Jika warna warni cahaya adalah buatan manusia yang mencerminkan seteguk harapan untuk masa depan, Bulan dan segala diamnya adalah nyata

Tapi tak hidup dunia dengan geliatnya jika harapan kosongpun kita tak punya, walau palsu adanya… tak kuasa bibir berdecak dan mata berbinar melihat buncah cahayanya memuncah diatas langit kelabu malam ini.

Waktu takkan menunggu apalagi mundur dan membeku, selain Sang Penciptanya menghentikan semua detaknya, sedikit harapan cukup untuk langkah kedepan.

Jangan takut!

2006 Yang menakjubkan!

December 31st, 2006 by sevenbluerose

Tahun 2006 akan hanya menjadi sejarah dan kenangan dalam beberapa jam lagi. Kesempatan malam ini aku pakai untuk menulis ttg tahun 2006 yang aku lalui diiringi bunyi petasan dan kembang api dikejauhan sana, dimana orang lain melepas kepergian 2006 dengan cara yg lain :)

Tak ada target yg begitu jelas saat aku menjelang thn 2006 hanya sebuah keinginan ingin lebih banyak bepergian dithn ini, hal ini dipicu dengan kejadian dirampok ditaxi akhir 2005 lalu, siapa sangka baru hitungan hari di thn 2006 keinginan berpergian tsb dimulai dan diawali dengan hunting foto ke Ciwidey daerah Situ Gunung dan Kawah putih, Bandung. Kemudian berlanjut ke kota2 yang lain.

Tercatat tahun ini 3x pulang kampung, 2x ke Kalimantan dalam rangka kerjaan yg lama, 2x ke Kepulauan Seribu , Bali, Jogya, Singapore, Batam, Bandung 2-3x.

Kadang suka lucu kalo kepikiran, Tuhan itu bener2 baik… kadang hal yg aku minta sekali lewat dikabulkan begitu saja oleh Dia, kadang merasa sudah minta dengan serius, eh gak dikasih2… atau aku yg gak merasa udah dikabulkan ya? ^^ ntah lah…

Tahun 2006 juga tercatat menjadi saat aku terjun dalam dunia photography secara serius dengan megang kamera DSLR, Canon 350D kesayanganku yg bernama Didi, sejak Januari setia menemani sampai saat ini ^^, Didi sudah ikut kebanyak tempat dan mengcaptute banyak moment dan event.

Mulai dari pemandangan yang indah, rela ditenteng2… ampe tengah malam di Sing, melalui bahaya kecemplung air laut, dikasih pasangan lensa yg ngingengok… (Sigma 70-300mm) ampe lensa pesek 50mm ^^ motoin Keponakan, motoin makanan, motoin aku yg narsis.. ^^ ikut workshop ini itu, disangkain di pakai oleh photografer profesional (hie hie…), hasilnya udah pernah jd iklan di Kompas, majalah… menu makanan… wedding… dll, Makasih ya Didi… jgn kapok… kamu sudah berada ditangan yang tepat (heheh apaan sih…)

Sesuai komitmen juga, Photography selain menjadi ajang menyalurkan hobby dan mencari sesuap berlian, juga ingin menolong org lain. Tercatat sudah 3 event Hunting/workshop amal di gelar.Menghabiskan waktu berbulan bulan, tenaga pikiran terkuras, emosi dibuat morat marit but thanks God… everything is work!

Pertengahan tahun ini aku melepaskan pekerjaan yang sudah aku geluti selama 9thn dengan begitu saja, tanpa penyesalan dan mulai dr awal lagi di bidang yang lain.Yang ini gak masuk target sebenarnya hanya saja targetnya ingin mendapat penghasilan dan tantangan pekerjaan yg better, tp sungguh tak ada bayangan akan pindah kerja, secara sudah 5thn di perusahaan tsb, sudah banyak yg dilalui.. suka dan duka… pengalaman dan kekecewaan… semuanya… komplit. Dengan NOL BESAR aku mulai dr awal dibidang Marketing dengan modal nekat dan blank. Sekali lagi Tuhan sungguh baik, memberikan Boss baru yg seiman… yg berani memberi kesempatan dan kepercayaan… sangat aku hargai walau belum bisa menjadi seperti apa yg diharapkan, waktu 6 bln ini sudah cukup menjadi waktu mempelajari seluk beluk, tahun depan harapan dan targetku bisa melesat dan produktif dan mencapai apa yang sudah di targetkan perusahaan. Kesalahan2 di thn ini akan menjadi cermin dan contekan di thn depan, saatnya membangun tim yg solid untuk bisa maju bersama!

Keluarga? OMG… thn ini pasti jd tahun yg berat, kepulanganku yg terakhir ternyata sudah sampai limit yg terakhir soal jodoh. Bagaimana tidak… seorg mama ku yg gak pernah push soal pasangan, kali ini sudah dgn terang2an bilang : "Sudah saatnya cari jodoh" waks..  siapa yang tidak mau mama???

Pasangan hidup? *Secret ya!* ^^ –> Bukan gak mau cerita… soalnya kalo diceritain ntar ada yg terharu trus malah dibuat novel ciklit… ahhahahahahhaa….. =)) Yang pasti pernah jatuh cinta… pernah kecewa… tp akan berusaha menjadi diri sendiri… tidak mau ngoyo… dan memaksakan diri ^^ dan still believe about True Love ^^ * pdhal thn ini thn ideal aku menikah 20 07 2007 tepat di ultahku dgn nomor cantik hahaha ^^ tp rasanya mustahil akan terwujud… saat itu aku ingin memakainya pergi ketempat yg blm aku kunjungi… menikmati waktu sendiri di tempat yg asing sambil intropeksi diri dan memberi hadiah untuk diri sendiri untuk semua usaha dan kerja keras selama ini.

Pelayanan? tahun ini? Blassss… -_-; Waktunya comeback… i think.Yeah…

Tuhan, makasih ya untuk tahun ini, amazing year for me… luarbiasa… dan menakjubkan… semua bisa begini semata2 karena Kebaikan Tuhan.Thanks for always Love me… seapa adanya aku.In The Name of Jesus Christ aku serahkan 2007 kedlm tanganMU. Amin.

Fotografer.net

December 14th, 2006 by sevenbluerose

Seneng deh bisa menyalurkan hobby sekaligus memiliki banyak teman dari berbagai latar belakang dari portal www.fotografer.net  Portal ini yang mengenalkan pertama kali adalah anak kost sini juga, tp anehnya tuh anak malah gak aktiv, dari beberapa orang yang aktiv di FN (Fotografer.Net) dari kost2an disini akhirnya tinggal aku seorang ;))

Di FN selain bisa nambah teman dan share foto2… ternyata juga sekalian bisa belajar ilmu komunikasi, banyak sekali… kasus2 yg beredar dan terbuka scr umum, sehingga bisa diikuti bahkan di komentari, jadinya seperti belajar ilmu psikologi, belajar sifat manusia, reaksi manusia dan segala tindak tanduknya.

Beberapa hal ada yang menyedihkan, menjengkelkan tapi lebih banyak lagi adalah keceriaan, semangat berbagi dan rasa saling memiliki dan mendorong antar sesama anggota, baik seputar mslh fotografi sampai ke soal pribadi dan pekerjaan.

Kemarin dan sampai hr ini msh berlanjut sebuah kasus di FN menyangkut 2-3 manusia kemudian merembet hingga menjadi kasus bersama/semua.Terhitung ini yg lumayan parah karena ada aksi ‘demo’ dengan menghapus foto2 yang sudah pernah di upload demi sebuah ’solidaritas’ Ah… makin cinta aku dengan portal/Web/Komunitas ini. Sungguh hidup… sungguh realistis… sungguh bergairah dengan segala problematikanya :)

Berikut link ke Galeryku disana yang di short by waktu upload yaitu : http://www.fotografer.net/isi/galeri/?searchid=2&katacari=45257  masih berupa thumbnail kecil2, jika ingin lihat versi besarnya/uk. asli sesuai uk. upload di FN, harus sudah yang menjadi member FN.

Di FN ada yang namanya Fotogafer pilihan editor ( FgPE ) yang di pilih 1 member setiap hari dan 6 buah Foto pilihan editor ( FPE ) setiap harinya, semua ini di pilih berdasarkan sistem yg sudah diset dgn berbagai ketentuan, sehingga tiap jam 00.01 komputer/sistem akan otomatis menampilkan FgPE dan FPE versi baru di hari itu.

Join di bulan Mei tahun 2005, 17 Juli thn ini, 3 hari menjelang ulangtahunku aku terpilih sebagai FgPE setelah beberapa bulan sebelumnya sebuah fotoku dinyatakan sbg FPE, rasanya senang aja… foto nampang di halaman dean FN seharian penuh, bahkan beberapa teman sudah memberi ucapan selamat via sms dan YM, bahkan ada yang ngucapin langsung! melebihi Betdei :))

Secara anggota mungkin ada ‘kebanggaan’ sedikit dgn telah dinobatkan sbg FgPE dan berbeda sedikit krn memiliki semacam medal/lencana di samping nama kita dan kejadian ini hy terjadi 1x selama beranggota sbg member FN yg free ini ( Jatah upload foto 1 bh 1 hari/24Jam dgn terlebih dahulu memberi 2 komentar/kritik ke foto member lain ) Jika FPE bisa terjadi berkali2 krn yg di nobatkan adalah foto per foto, selama foto kita mendapat apresiasi yg baik dr member lain, sehingga point foto tsb naik dan akhirnya disaring sistem dgn foto2 lain yg saling berkejar2an point.

Dibawah ini, screen capture dari halaman dimana tertera tgl 17 Juli 2006 aku dinobatkan sbg FgPE dgn 3 foto terbaikku versi FN ini nampang 24 Jamn di portal ( Pdhal hr itu ada kesalahan/kerusakan koneksi sehingga FN hampir tdk bisa dibuka per hari itu, Gpp … udah senang kok :p )

Fgpe

Foto yang FPE adalah foto yang kuda itu…  :) Kalo yg bunga itu foto yg diambil masih dengan pocket, Canon A95, menang lomba di TMII :)

Ilmu fotonya masih cetek, foto juga belajarnya otodidak… emang demen di foto dan memfoto… mengoperasikan kamera sejak SD tuh.. ;)) tp baru 2005 awal punya DSLR sendiri, sebelumnya sih pocket… tp apapun gearnya yang penting motretttt….

Lumayan juga sih… punya hobby sekaligus yang bisa hasilin duit :P walau cm jd second photogafer wedding, selain jam terbang msh kurang, emang belum terlalu minat komersil dibidang itu walau secara udah PD moto candid :P Belum bisa ngorbanin idealis dan kebanggaan nyandang diri sbg photogafer tp harus ‘manut’ dengan klien yg bukan klien lgs, yah… misalnya pasangannya asyik2 aja nih… yakin ama kita, kooperatif… ehh tau2… bpaknyalah… tantenya lah… tamunya lah… pada sok tau dan nyuruh ini itu, mosok photografer candid di colek2 buat motoin liputan, Hiks… iki piye ini? yang ngerti aja deh ngalah… :)

But so far… it’s very Fun … bereksperimen … jeprat jepret dan melihat orang lain puas dengan hsl foto kita :"> pelan2 deh… satu2 diberesin, fotonya dijagoin dl… tp namanya belajar akan seumur hidup… :)) belajar mengerti dan nyeni melayani klien? hmmm boleh gak… cm tugas foto and gak ngurusin administrasi, nego2 harga dan pemohonan ini itu? hihieie… msh sulit, krn msh bnyk yg awam yg gak ngerti divisi2 photography, ada yg namanya liputan… ada yg namanya candid… ada yg ‘nyeni’ motonya… ada yg msh bnr2 moto alias pokoke semua jelas… muka jelas… tampak bagus… gak peduli keindahan komposisi, pencahayaan dll, yg penting org dlm foto terlihat lengkap/utuh dgn wajah jelas dan cantik/cakep sambil nyegir… :P kalo perlu terlihat lbh kurus dan langsing , wakakaka…

Back about FN, walau tidak bisa samakan visi dan misi antar member, asal pribadi sepaham dgn rule dan leader2 di FN, aku mah masih akan betah dan bangga menjadi salah satu anggotanya :) Banyak banget hal2 positif didapat dan tercipta disana, salah satunya bisa galang massa untuk kumpulin dana amal, so sweet!

Go FN… Des ini ultah… yg keberapa ya? 4 tahun…? ahhh lagi nakal2nya tuh… ;) Met ultah ya… moga makin jaya dan amkin banyak dicintai dan terus jd portal photography terbesar di Indonesia.. Muah… Thx for Admin da Co Admin, Valens Riyadi & Kristupa Saragih. Thanks untuk jerih lelahnya… oh iya… buat para Moderator juga yg siap tugas… love u…

Jangan “LIHAT” Manusia

November 26th, 2006 by sevenbluerose

Singkat saja…

Setelah melalui perenungan topik ini [Didalam pelayanan & hidup bergereja jangan lihat/pandang manusia] sekian lama.. jaman masih pakek rok abu abu kali yeee.. sampai dengan tadi di perjlanan pulang gereja, kebetulan bareng2 teman dan pas ngebahas topik ini setelah sebelumnya kita org ngebahas soal diketemukannya segelintir org yg ada di seputaran sbg pelayan gereja tp tdk bagus sikap,tingkah laku ,dll = kerohanian jeblok = hanya dipermukaan tok!

Ketika ku keluarkan kalimat "SAKTI" : Makanya… jangan pandang manusia… ntar KECEWA.

Semua pada idem…

Trus aku nambahin : Tapi… biar kata udah tahu jangan pandang manusia, tetap aja pas diperhadapkan dengan situasi dan kondisi kitanya akan tetap kecewa!

Lagi-lagi semuanya setuju… Tidak ada bantahan

But, aku masih simpan 1 kalimat lagi : Rasa takjub dan kekagetan serta ketidaksiapan menghadapi kenyataan tsb jauh lebih mematikan dari sekedar kecewa dan sakit hati.

Apa hendak di kata kecuali belajar mengampuni, belajar instropeksi diri, berdoa dan mengamini serta meyakini kalimat : Jangan pandang manusia tp pandanglah Tuhan.

Serta 1 Yohanes 4:17-21, Jangan sampai krn menuai kekecewaan dan sakit hati akhirnya kita tidak memenuhi atau melanggar apa yang Tuhan inginkan dan Tuhan Ingatkan dalam ayat-ayat tsb.

Berat… berat…

Saya pribadi masih berjuang untuk bangun dari ‘mati suri’ saya akibat ‘STROKE’ gak siap hadapai keterkejutan yang TIBA-TIBA. And Only JESUS CHRIST can save me from this pain.

Pusat khotbah Dunia

November 23rd, 2006 by sevenbluerose

Dari Email….

———-

Mother Teresa berkata bahwa: The preaching point is not where the meeting point is. Maksudnya, poin dari khotbah bukan ada di tempat pertemuan. Lalu dimana? Poin khotbah itu kelihatan nyata pada waktu kamu liat sapu dan langsung bertindak jika melihat lantai kotor, katanya. Ini satu hal yang sangat sederhana tetapi jelas menunjukkan poin kehidupan.

Pada waktu ada seseorang meminta agar saya menjadi mentornya, dia mungkin mengharapkan saya untuk mengajari bagaimana cara berkhotbah, bagaimana cara berdoa, bagaimana memiliki iman, dsb. Lalu, saat dia mulai masuk “sekolah” awal di rumah saya, saya memberikan ember, siap mengepel lantai, menyikat WC, mencuci mobil, memasak. Kemudian saya berpesan dengan serius: jika semua pekerjaan sudah selesai, kalian harus berdoa dan baca Firman, karena saya membuat investasi terbesar dalam hidup kalian melalui waktu untuk dekat dengan Tuhan dan mencari wajah-Nya.

Berhari-hari hanya itu saja yang saya perintahkan untuk dilakukan sampai berbulan-bulan atau mungkin sampai bertahun-tahun sebelum mereka masuk ke “pelayanan yang sesungguhnya” yang mereka dambakan, yaitu mimbar.

Saya tahu mereka bosan, mengeluh dalam hati dan merasa diperlakukan tidak layak. menej keuangan dalam keadaan kepepet, bagaimana memiliki daya juang tinggi karena tidak ada seorang pun yang diharapkan, bagaimana bergumul dengan Tuhan sampai Dia menjawab. Dannnn, dari semua perjuangan yang dilalui dengan airmata itulah Tuhan baru sanggup membawa saya berdiri di mimbar-mimbar.

Kami tidak menghitung berapa saja e-mail yang masuk meminta untuk bergabung dalam pelayanan kami. Pelayanan ini bukan pelayanan favorit, pelayanan ini bukan pelayan bergengsi. Kami tidak menyediakan luxury, kami tidak menyediakan menu mahal, kami tidak mengajar bagaimana menjadi orator terkenal. Kami mengajar kerendahan hati, kami mengerat carang-carang kumal, kami memotong kebiasaan-kebiasaan yang menghalangi pertumbuhan, kami tidak menampilkan kemewahan, kami hidup sederhana – kami mengikuti jalan Kristus.

Pada waktu Yesus kelelahan, Dia tidak mungkin mencuci pakaian-Nya, murid-muridnyalah yang membereskan semuanya. Pada saat Yesus kelelahan karena perjalanan jauh, murid-muridnyalah yang membelikan makanan, sementara Dia ngadem di sumur, deket air. Pada waktu Yesus kehabisan roti, Dia meminta murid-murid-Nya mencari. Pada waktu Yesus butuh tempat ibadah, disuruhnyalah mereka mencari sebuah tempat dan berbicara kepada pemiliknya. Pada waktu Yesus butuh transportasi, murid-muridnyalah yang mencarikan keledai tertambat. Pada waktu Yesus butuh uang untuk membayar pajak, Petrus pergi memancing.

Tetapi, Dia telah mengajar mereka semuanya jalan untuk menjadi yang terbesar, yaitu dimulai dari perjalanan seorang hamba. Dia mengajar, Dia menemani, Dia membimbing, Dia membalut, Dia memberi keteladanan. Dia sudah melalui semuanya; Dia merupakan teladan terbesar, Dia membasuh kaki murid-murid-Nya dan mati bagi mereka.

Poin kekristenan bukan saat kita berada di hadapan banyak orang, bukan pada saat kita tampil dengan jas atau gaun meyakinkan. Kekristenan adalah perjalanan hidup sehari-hari. Kekristenan ditunjukkan lewat kehidupan antar sesama, dalam pekerjaan, dalam lingkungan, menghadapi orang-orang yang berlaku kasar terhadap kita, menghadapi orang-orang yang tidak tahu diri, menghadapi realita kehidupan rutin yang sepertinya kecil artinya. Kekristenan adalah perjalanan sehari-hari yang akan menentukan akhir dari perjuangan kita. Perjuangan akhir sering ditentukan oleh perjuangan sehari-hari dan kesetiaan dari waktu ke waktu sampai kesudahan.

Pada akhir-akhir karir hidup Yusuf, Alkitab menuliskan bahwa dia mengajar tua-tua, pembesar-pembesar sekehendak hatinya (Mazmur 105). Dia menjalankan sistim kenegaraan Mesir sekehendak hatinya, semua sistim pemerintahan ada di bawah pimpinannya. Tetapi, apakah dia langsung berada disana? Dia harus melewati airmata, menjalankan kehidupan perbudakan, dianiaya, difitnah, dimasukkan penjara, diperlakukan tidak adil selama 13 tahun. Dia harus dimurnikan lewat api; bahan-bahan murah lainnya yang tidak berguna dan tidak berharga disingkirkan dulu lewat api yang panas.

Jika Allah mau membentuk orang pilihan-Nya, Dia tidak memulainya dengan cara menimbuni uang, langsung menduduki posisi tinggi, atau dengan prestige. Dia memulainya dari kerendahan hati, ketulusan motivasi, pembentukkan hati; barulah Dia menampilkan ke permukaan, karena layak dipakai sebagai alat-Nya, dipandang layak untuk maksud-maksud mulia (2 Timotius 2:20-21).

Ada yang kabur karena tidak tidur di ruang AC, ada yang tidak tahan karena tidak mendapatkan mobil, ada yang lari karena merasa mendapatkan uang yang kurang cukup. Tetapi kami tidak dapat memulai dari mimbar, kami harus memulai dari WC, dari dapur, dari daerah ketidaknyamanan mereka – yang dimana saya sudah melaluinya selama bertahun-tahun dengan airmata. Dari sana saya tahu bagian mana yang harus dibersihkan, yang mana yang harus dibereskan, mana yang harus dirapikan, bagaimana me

Gua gak bisa!!!

November 18th, 2006 by sevenbluerose

Menyebalkan…

Cuma kata itu yang tepat menggambarkan apa yang gua rasa! Dikasih hati minta jantung udah biasa kita dengar… nah ini… belum juga dikasih hati ehh dah minta nyawa kayaknya!

Pokoknya gua gak bisa! GAK BISA…… !!! Jangan paksa gua … kecuali mau buat gua mati berdiri!!! Duh… perasaan gua biasa2 aja deh… napa jadi malah sok perhatian gitu sih? ih… lebih2 pacar… lebih2 suami kayaknya… Ugh…

Kata orang2 cewe itu lebih mudah mencintai… dan lebih baik dicintai drpd mencintai… gua GAK PERCAYA. Makan aja harus pakai lapar dan selera dulu… gmn yang namanya urusan masa depan pakai pejem mata dan mati rasa ?Pokoknya gak bisa!

Dan jangan paksa gua… bodo amat deh bilang gua jutek dan gak hargai… drpd gua muntah di depan matanya? drpd gua mati kaku berdiri saking gak tahannya? Biasa aja napa sih…. ya ampun…. tolong……!!

Sekali nggak tetep nggak, kalo mo jadi teman hayoook tp gak ada embel2 ngasih perhatian… ato gua kudu kasih laporan udah pulang apa belum de el el de el el!

Help………

Masa sih tuh anak harus kena damprat gua?

Capee deh….

Jatuh cinta berkali kali

November 13th, 2006 by sevenbluerose

Beberapa hari yang lalu di shoutout FS aku post 2 bait lagunya ADA BAND yang berjudul " Haruskah ku mati " yaitu : Haruskah ku mati karena mu, terkubur dalam kesedihan sepanjang waktu, Haruskah ku relakan hidup, hanya demi cinta yang mungkin bisa membunuhku.

Itu adalah bagian reffnya sebenarnya masih ada lanjutannya yang kusuka… karena liriknya sangat pas dengan nadanya, yaitu :  Hentikan denyut nadi  jantungku.. Tanpa kau tau betapa suci hatiku untuk memilikimu.

Dan seperti yang bisa diduga pasti ada yang protes , huhu..hu… cedihnya.. Ntah kenapa sukaaaaaaaaaaaaaaaaaaa banget dengan nada dan refrein lagu ini… mungkin kata2nya ngepas kale…. jd nancep gitu… ^0^ mana pernah denger lagu ini live dgn org yg dituju lagi… aw aw aww… capa tuh?? hiehehie… tp sayangnya ADA BAND juga nyanyiin lagu dengan judul : Pura-pura cinta , alamak kenapa jd begini??? *Gubrak*

But, this blog not talk about this Guy or about this song, but i wanna talk about My friend who tell me about Fallin love and someone i’ll find ( someday? ) when He think i am so upset about Love … hiks hiks… and he must help me … or maybe just open my mind ( my eyes? ) or maybe cheers me Up.

Di Msgnya FS dia menulis kira2 begini ( malas buka msg hanya untuk melihat dgn pasti kalimat yg ditulis =) heheh.. ) : Jatuh cinta berkali-kali itu biasa… tp bukan berarti harus mengorbankan hidup bagi org yang salah ( salah jika sama kita maksudne ). Hmm.mm… jujur kalimat ini cukup menarik perhatian dan sempat di renung2i sepanjang hari ini ^0^ ybs kalo baca blog ini pasti senyum2 bangga, hueee…. dacallllllll :P

Jatuh cinta berkali-kali itu biasa… tp jangan korbankan hidup yang cuma sekali ini dengan org yang salah/tidak tepat. Yah kalo teori sih emang tau… hidup cuma sekali… jatuh cinta itu gak dosa…  hidup gak boleh disia sia in bla bla bla…

Aku boleh dibilang termasuk orang yang susah susah gampang untuk jatuh cinta… dan akupun termsuk orang yang susah susah gampang untuk di cintai, nah loh.. ? bingungkan? hehe… akibat susah susah gampang itu lah akhirnya jika harus pisah dgn org yang sudah terlanjur aku sayangi  aku juga jd susah susah gampang… duh sebal banget kalo sudah begini…

Jika tidak salah menebak… org yang bisa mengungkapkan kalimat seperti yg ada di msgku serta org yg bisa tertarik dgn kalimat tsb ( seperti aku ) pastilah org yang pernah setidaknya mengalami yg namanya jatuh bangun dlm hal percintaan… pernah ngalamin yang namanya bertemu kemudian harus berpisah… yang pernah ngalamin sakitnya ditinggal/ditolak  tp kemudian ketika semua berjln normal dan dia melihat kebelakang… ah.. mengapa dulu bisa begitu norak bin jijay? kehilangan sesorg yg disayang menjadi begitu realistis… sakit memang tp ntah knp kemudian bisa berkata dlm hati kpd diri sendiri bahwa tenang saja… semua akan kmb baik2 saja… dunia blm runtuh kok… jika dulu pernah bangkit mengapa yang kali ini tidak? tp jangan heran juga walau demikian rasanya lelah jika harus berpisah lagi…

Sangat mungkin diluar sana ada kesempatan yg jauh lbh baik buat kita, atau justru yg sudah ada didekat kita hanya saja selama ini kurang terperhatikan hahaha… mungkin saja…  ya mungkin saja… tp kata siapa kita ini HARUS punya pasangan? jika memang belum nemu apa emang harus dipaksa demi di status berubah menjadi In relationship? nekat ambil resiko jln dengan yang tak dicinta? emang sih gak kenyang makan cinta? tp kalo gak ada cinta? gmn melekatnya? dmn geregetnya? yang ada ntar malah garing… lgan bego banget… ngorbanin hidup hanya demi kelihatan ‘normal’ didepan msy.

Kalimat di MSg itu mungkin juga sebuah penghiburan… acapkali org or gua deh merasa putus asa… salah apa ya? kok ya jatuh cinta dengan org yang salah melulu or diwaktu yg gak tepat melulu? Thanks man… bnr sih lumayan menghibur… ibaratnya mau bilang jatuh cinta itu biasa… bisa saja itu hanya cuma sekedar suka… tertarik … kagum… dan bukan benar2 CINTA/SAYANG yang sesungguhnya… so never give up… jika itu harus buyar… lama2 pudar… lama2 mati rasa… lama2 ditinggal pergi… dll

Ntar kalo udah klop… mau yang 1 gede di gunung… yang atuk lagi gede di laut… bisaaaaaaaaaaaa aja nemu… itu sih kata2 org bijak… ahahaha…

Anyway thanks to all my friends yang udah perhatian ama aku… yang care ama aku… yang gak boleh dikitpun liat statusku di YM or di Shoutout agak2 ‘aneh’ dikit… heheh pasti di tanyain… di godain… diceramahin… cuma aku mau pesan aja about Haruskah ku mati itu ( yang juga jd nada tunggu HP ku ^0^ ) jangan terlalu hiperbola menanggapinya…

Habis semua selalu komen kasarnya gini : Masak sih lu mau mati bla bla … busyettttttttttt dahhh…. gak bisa bhs indonesia apa? Udah jelas2 disitu dimulai dengan kata Haruskah??? haruskah??? bukan Aku mau mati… , sebenarnya itu adalah pertanyaan yg sesungguhnya adalah pertanyaan yang tdk membutuhkan jawaban , WHY? kalo jwbnya HARUS , ya jelas ORANG kayak gitu layak di tendang ke laut… ngapain mati buat dia….?? kalo jwbnnya TIDAK, so what gitu loh? ceritanya ya jd panjang dan lain… bisa happy ending… or dsb.

So Friends…  walau kadang gondok tapi aku sangat menghargai ‘jerih lelah’ kalian yg pasti senang nemu celah buat omelin aku ( soalnya aku yg sering ngomelin hahaha… )

Tiba2 ingat Om Don Hasman… umur 60an thn gitu pengalaman berpetualangnya sudah bejibun… mirip kayak Pak Tong… hanya saja kalo Om DOn lbh ke oalahraga ( Sepeda/naik gunng ) dan Photography ( jurnalistik, landscape ) serta traveling dong tentunya… lah ke Baduy bisa 2 minggu sekali?!!???… naik cepeda Jkt- Puncak lbh dr 200x? naik hampir semua gunung di Indo dan beberapa di dunia termsk Mount everest walau gak sampai puncak… habis muahal bok… kalo mau sampai puncak , udah gitu kesempatan bisa turun hdp2 juga tipis… =(

Nah kalo umur 27thn begini sudah upset dan mau mengakhiri hidup hanya demi cinta yang belum tentu berbalas or blm tentu cinta sejati… malu dong ama Om DOn ama Pak Tong… masih muda kok hambur2i hidup… yang tua malah berlomba2 memaksimalkan sisa waktu yg tersedia.

Blog ini akan aku tutup dengan kalimat : Memandang hidup tdk boleh sepotong kecil saja… tp harus bisa melihat sepapan puzzle dengan puzzle2 yang msh blm berada pd posisinya… dan berjuang untuk semaksimal mungkin merapikan dan menyelesaikan semuanya dgn tuntas… :)

Matius 5:4, Berbahagialah… ( Sana buka sendiri kalo gak hafal… ) :P

Liputan Hunting Syukuran Mas Anto & Kotak amal Dek Iksan

November 10th, 2006 by sevenbluerose

Minggu yang lalu tepatnya tanggal 5 Nov 2006 sesuai dengan scedule yang sudah ditentukan, telah dilaksanakan Hunting syukuran Mas Anto dan Kotak amak untuk Dek Iksan di Pelataran Museum Fatahila dan sekitarnya.

Acara di hadiri kurang lebih 60 Fotografer dari berbagai penjuru Jakarta dan sekitarnya…

Untuk liputan lengkap beserta foto dapat disimak di Forum Fotografer.net ini

Thanks for GOD and all of my friends… luv u …

Keluarga1 Blokjln_1 ya